Contoh CV Fotografer
Klien dan studio memilih fotografer dari portofolionya, lalu memakai CV untuk mengecek spesialisasi, keandalan dan cara Anda menjalankan bisnis. Tunjukkan niche Anda, jenis dan jumlah sesi foto yang dikerjakan, peralatan dan alur editing, serta klien tetap atau karya yang pernah dimuat.
Fotografer
ayu.wulandari@email.com · +62 819-1945-5203 · linkedin.com/in/ayuwulandariphoto
Fotografer produk dan lifestyle dengan 8 tahun pengalaman untuk brand kuliner, kecantikan dan dekorasi rumah. Mengerjakan 90+ sesi per tahun dengan pengiriman hasil dalam 48 jam, 72% klien kembali memesan dan karya dimuat di 12 media cetak dan online. Portofolio: ayuwulandari.photo
Mar 2020 – Sekarang
- Mengerjakan 90+ sesi foto produk, lifestyle dan kuliner per tahun untuk 35 brand dan agensi
- Menaikkan omzet tahunan sebesar 140% dalam empat tahun, dengan 72% pekerjaan dari klien tetap
- Mengelola penawaran, shot list, tim styling dan retouch, dengan file final dikirim dalam 48 jam
Agu 2016 – Feb 2020
- Memotret 300+ produk katalog per minggu untuk klien e-commerce dengan standar lighting yang konsisten
- Melatih 4 asisten dalam tethered shooting dengan Capture One sehingga pemotretan ulang turun 30%
Denpasar · Agu 2012 – Jul 2016
Contoh ringkasan CV Fotografer
Lulusan fotografi dengan 2 tahun pengalaman sebagai asisten di pemotretan komersial dan wedding, serta portofolio potret dan event. Terampil menggunakan off-camera flash, Lightroom dan retouch Photoshop.
Fotografer produk dan lifestyle freelance dengan 6 tahun pengalaman untuk brand e-commerce dan kuliner. Mengerjakan 80+ sesi per tahun dengan pengiriman hasil dalam 48 jam dan 70% klien kembali memesan.
Fotografer komersial dengan 14 tahun pengalaman memotret kampanye nasional, liputan editorial dan katalog. Memimpin kru hingga 8 orang dan karyanya dimuat di 20+ majalah serta billboard dan display ritel berukuran besar.
Keahlian terbaik untuk CV Fotografer
Hard skill
Soft skill
Pertanyaan umum seputar CV Fotografer
Apakah fotografer perlu CV jika sudah punya portofolio?
Perlu, terutama untuk melamar ke studio, agensi, tim in-house brand dan banyak klien korporat. Portofolio menunjukkan selera visual Anda, sedangkan CV membuktikan keandalan: lama berkarier, jenis klien, volume, waktu pengerjaan dan kemampuan teknis. Buat satu halaman, taruh link portofolio di atas dan sesuaikan keduanya dengan spesialisasi yang Anda tawarkan.
Bagaimana menulis pengalaman fotografer freelance di CV?
Buat satu entri, misalnya nama usaha Anda dengan jabatan "Owner & Fotografer", lengkap dengan periode. Di bawahnya tulis hasil seperti jumlah sesi per tahun, klien penting per industri, karya yang dimuat media dan persentase klien tetap. Sebutkan juga tugas di luar memotret, seperti membuat penawaran, kontrak dan retouch, untuk menunjukkan Anda mampu menangani proyek dari awal sampai akhir.
Keahlian apa yang perlu ada di CV fotografer?
Tulis keahlian teknis seperti setting lighting, sistem kamera, tethered shooting, Lightroom dan retouch Photoshop, serta keahlian khusus seperti food styling, drone atau foto 360°. Tambahkan soft skill yang dihargai klien: mengarahkan model, bekerja dengan art director dan menjaga jadwal pemotretan. Sertifikat pilot drone juga layak dicantumkan.